Kamis, 10 Februari 2011

benar, di mata itulah kutemukan cinta
di mata itulah kutemukan zat yang sama
di mata itulah sebaris naskah hidupku kuperankan
di mata itulah segala rasaku ku tuang
di mata itu pernah ku teguk penawar rasa rinduku
di mata itu hatiku kemudian hilang
bersama berlalu cahayanya

maafkan aku yang tak pernah memberi kepastian
maafkan aku yang tak pernah membuatmu merasa pasti
untuk menghabiskan sejenak waktuku bersamamu