kau adalah margin yang membuatku integral
kau adalah pori yang menjadi jalan keluar
racunku
kau adalah garis yang memisahkan
dua arah berlawanan
kau adalah gang yang menjadi jalan lain ke
tempat tujuanku
kau adalah sela yang kutuai
saat ku memuai
kau adalah pola yang
terukir agar aku tak tergelincir
kau adalah celah yang bagi udara yang ku hirup
kau adalah jarak yang menjadi ruang gerakku
kau adalah jeda yang ada di setiap aktifitasku
kau adalah interval di setiap nada dan
nyanyianku
kau adalah spasi yang membuat kalimatku terbaca